Arsip Informasi

Polling

Bagaimanakah kinerja instansi pemerintah daerah di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Informasi / Detail

DAFTAR ISTILAH

Administrator 08 September 2017 09:03:22 WIB dibaca 30 kali
  • Pangan  adalah segala sesuatu yang berasal
    dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan,
    peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang
    diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk
    bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lainnya yang digunakan
    dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan atau
    minuman.
  • Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara
    sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang
    cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan
    terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya
    masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara
    berkelanjutan.
  • Pangan Beragam, Bergizi Seimbang,
    dan Aman (B2SA
    ) adalah aneka ragam bahan pangan
    baik sumber karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan lemak yang apabila
    dikonsumsi dalam jumlah berimbang dapat memenuhi kecukupan gizi yang
    dianjurkan.
  • Pangan Lokal adalah makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat
    setempat sesuai dengan potensi dan kearifan lokal. Dalam kegiatan P2KP,
    pangan lokal adalah selain beras yang diproduksi dan dikonsumsi oleh
    masyarakat setempat.
  • Pekarangan adalah lahan yang ada di sekitar rumah dengan
    batas pemilikan  yang jelas (lahan boleh berpagar dan boleh tidak
    berpagar) serta menjadi tempat tumbuhnya berbagai jenis tanaman dan tempat
    memelihara berbagai jenis ternak dan ikan.
  • Kedaulatan Pangan adalah hak negara dan bangsa yang secara mandiri
    menentukan kebijakan Pangan yang menjamin hak atas Pangan bagi rakyat dan
    yang memberikan hak bagi masyarakat untuk menentukan sistem Pangan yang
    sesuai dengan potensi sumber daya lokal
  • Kemandirian Pangan adalah kemampuan negara dan bangsa dalam
    memproduksi Pangan yang beraneka ragam dari dalam negeri yang dapat
    menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang cukup sampai di tingkat
    perseorangan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, manusia,
    sosial, ekonomi, dan kearifan lokal secara bermartabat
  • Keamanan Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk
    mencegah Pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain
    yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta
    tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga
    aman untuk dikonsumsi.
  • Desa Mandiri Pangan adalah desa/kelurahan yang masyarakatnya
    mempunyai kemampuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi melalui
    pengembangan subsistem ketersediaan, subsistem distribusi, dan subsistem
    konsumsi pangan dengan memanfaatkan sumber daya setempat secara
    berkelanjutan.
  • Gerakan adalah perubahan suatu kondisi tertentu
    melalui usaha atau kegiatan yang dilakukan secara perorangan atau kelompok
  • Ketersediaan Pangan, adalah jumlah bahan pangan yang tersedia untuk
    dikonsumsi pada tingkat pedagang pengecer / rumah tangga
  • Konsumsi Pangan, adalah sejumlah makanan atau minuman yang
    dimakan atau diminum oleh manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan
    hayatinya
  • Pola Konsumsi Pangan, adalah susunan makanan yang mencakup jenis dan
    jumlah bahan makanan rata-rata per orang per hari yang umum dikonsumsi
    penduduk dalam jangka waktu tertentu.
  • Demplot adalah kawasan/area yang terdapat dalam kawasan
    SL-P2KP yang berfungsi sebagai lokasi percontohan, temu lapang, tempat
    belajar dan tempat praktek pemanfaatan pekarangan yang disusun dan
    diaplikasikan bersama oleh kelompok.
  • Desa P2KP adalah desa yang telah ditunjuk sebagai penerima
    manfaat dan pelaksana kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi
    Pangan.
  • Kawasan Rumah Pangan Lestari
    (KRPL)
    adalah sebuah konsep lingkungan
    perumahan penduduk yang secara bersama-sama mengusahakan pekarangannya
    secara intensif untuk dimanfaatkan menjadi sumber pangan secara
    berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek potensi wilayah dan kebutuhan
    gizi warga setempat.
  • Kebun Bibit adalah area/kebun milik kelompok yang dijadikan/
    difungsikan  sebagai tempat untuk pembibitan bagi kelompok. Kegiatan
    pembibitan dimaksudkan untuk penyulaman atau penanaman kembali demplot
    kelompok maupun pekarangan milik anggota dan masyarakat desa.
  • Kelompok P2KP adalah kelompok wanita yang telah ditunjuk
    sebagai penerima manfaat dan pelaksana kegiatan P2KP, yaitu yang sudah
    eksis dan beranggotakan minimal 30 rumah tangga untuk kelompok lama dan
    minimal 15 rumah tangga untuk kelompok baru yang lokasinya saling
    berdekatan.
  • Lomba Cipta Menu (LCM) adalah ajang perlombaan tahunan yang diikuti oleh
    kelompok wanita dalam menciptakan menu makanan berbasis pangan lokal yang
    diselenggarakan di tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, dan tingkat
    nasional.
  • Model Pengembangan Pangan Pokok
    Lokal (MP3L)
    adalah kegiatan untuk
    menghasilkan model pengembangan produk pangan pokok selain beras dan terigu
    sesuai karakteristik daerah berbasis sumber daya lokal.
  • Pendamping P2KP Tingkat Desa adalah penyuluh pertanian/penyuluh Tenaga Harian
    Lepas-Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP)/penyuluh swadaya/
    local
    champion
    /tokoh masyarakat yang mengikuti pelatihan pendamping P2KP di
    kabupaten/kota dan bertugas untuk mendampingi serta membimbing kelompok
    sasaran kegiatan P2KP di desa P2KP.
  • Pendamping P2KP Tingkat
    Kabupaten/Kota
    adalah penyuluh pertanian atau
    aparat yang menangani P2KP yang mengikuti pelatihan pendamping P2KP, dan
    bertugas untuk mendampingi serta membimbing kelompok sasaran kegiatan P2KP
    di kabupaten/kota.
  • Penganekaragaman Pangan adalah upaya peningkatan ketersediaan dan
    konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan berbasis pada potensi
    sumber daya lokal.
  • Pola Konsumsi adalah susunan makanan yang mencakup jenis dan
    jumlah bahan makanan rata-rata per orang per hari, yang umum dikonsumsi
    masyarakat dalam jangka waktu tertentu.
  • Pola Pangan Harapan (PPH) adalah susunan ragam pangan yang didasarkan pada
    sumbangan energi dari kelompok pangan utama (baik secara absolut maupun
    dari suatu pola ketersediaan dan atau konsumsi pangan).
  • Rumah Pangan Lestari adalah sebuah konsep hunian yang secara optimal
    memanfaatkan pekarangannya sebagai sumber pangan dan gizi keluarga secara
    berkelanjutan.
  • Sekolah Lapangan (SL) adalah suatu model pelatihan yang dilaksanakan
    secara bertahap dan berkesinambungan untuk mempercepat proses peningkatan
    kompetensi sasaran, dimana proses berlatih melatih dilaksanakan melalui
    kegiatan belajar sambil mengerjakan dan belajar untuk menemukan atau
    memecahkan masalah sendiri, dengan berasaskan kemitraan antara pelatih dan
    peserta.
  • SL-P2KP adalah SL bagi masyarakat untuk meningkatkan
    pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan pemanfaatan pekarangan
    dalam rangka percepatan penganekaragaman konsumsi pangan sesuai dengan
    sumberdaya lokal.
  • Sosialisasi pangan beragam,
    bergizi seimbang, dan aman
    adalah upaya penyebarluasan informasi untuk memasyarakatkan dan
    membudayakan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman
    kepada masyarakat khususnya ibu hamil dan anak usia dini untuk dapat hidup
    sehat, aktif, dan produktif.
  • Tanaman pekarangan adalah tanaman yang menghasilkan umbi, buah,
    sayuran, bahan obat nabati, florikultura, termasuk di dalamnya jamur,
    lumut, dan tanaman air yang berfungsi sebagai buah, sayuran, bahan obat
    nabati




(sumber: Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah)