Polling

Bagaimanakah kinerja instansi pemerintah daerah di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

Kementan -TNI Sinergi Wujudkan Ketahanan Pangan Untuk Pertahanan Negara

Berita Terbaru 07 September 2017 22:02:49 WIB Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Tangga dibaca 67 kali

Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan
apreasinya terhadap TNI Angkatan Darat (AD), karena berpartisipasi aktif
dalam mewujudkan swasembada pangan. Sebab, ketahanan pangan merupakan
bagian dari ketahanan negara. Sehingga, seluruh elemen bangsa, termasuk
TNI, wajib berperan demi menjaga kedaulatan tanah air.

"Untung para TNI, KSAD (Kepala Staf TNI AD), Polri, kita kompak.
Sehingga, goncangan tidak begitu berat," ujarnya sela Rapat Koordinasi
Teknis TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 Tahun Anggaran 2017 di
Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Menteri Amran menerangkan keterlibatan TNI AD di sektor pertanian
tidak mengganggu kerja-kerja dalam pertahanan negara. Sebab, personel
yang dikerahkan adalah Bintara Bina Desa (Babinsa) yang akan memasuki
masa pensiun. "Bukan pasukan tempur yang anda bayangkan," ucapnya.

Pernyataan senada dipertegas KSAD Jenderal Mulyono, pada kesempatan
sama. Katanya, personel yang dikerahkan merupakan bagian dari teritorial
yang bertugas membantu dalam geografis, demografis, dan sosial demi
kesejahteraan masyarakat.

Dia pun menerangkan, apa yang dilakukannya sesuai tugas pokok TNI
sebagaimana Pasal 7 ayat (2) Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004, di mana
ada operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang
(OMSP).

Dia menerangkan, kemitraan dengan Kementan pun bagian dari
implementasi jati diri TNI. Menurutnya, TNI merupakan tentara rakyat,
sehingga harus selalu bersama rakyat.

Karena itu, Ia menegaskan TMMD pun dirasakan bermanfaat dalam
pembangunan bangsa, khususnya membantu masyarakat. Atas dasar itu, yang
setahun biasanya digelar dua kali, maka kuantitasnya ditambah satu pada
2017.