Study Banding Penghargaan Petani IPDMIP Kabupaten Kebumen di Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian
Study Banding Penghargaan Petani IPDMIP Kabupaten Kebumen di Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian
Bogor (17/9/2021) - Sebanyak 21 orang petani yang berasal dari Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mengunjungi Kawasan Wisata Ilmiah Cimanggu, yakni ke kantor BBP2TP (17/9). Mereka datang guna menggali teknologi Balitbangtan dan penerapannya di lapang. Para petani didampingi oleh Tim dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen.
Rombongan petani Kebumen tersebut disambut dengan hangat oleh Kepala BBP2TP, Dr. Ir. Fery Fahrudin Munier, MSc. IPU didampingi Kabag TU BBP2TP, Ir. Yusuf, M.Si., dan Koordinator KSPHP Dr. Sigid Handoko.
Ketua rombongan, Kepala Seksi Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen, Agus Hendrawan, SP., MP menyatakan maksud kunjungan ke BBP2TP adalah dalam rangka meningkatkan kapasitas dan pengetahuan petani, salah satunya melalui kunjungan ke instansi penghasil inovasi teknologi seperti Balitbangtan. Dinyatakan pula, kegiatan kunjungan ini ini terinspirasi dari pelaksanaan Bimtek yang pernah di lakukan BBP2TP di Kebumen beberapa bulan lalu.
Kepala BBP2TP, dalam sambutannya menegaskan bahwa untuk mendukung program pembangunan pertanian di Kementerian Pertanian, pendampingan penerapan inovasi teknologi yang telah dihasilkan Balitbangtan melalui representasi BPTP di 33 Provinsi hingga diadopsi oleh para petani.
“Balitbangtan telah menghasilkan lebih dari 700 teknologi dari unit kerja hingga balai komoditas dalam naungan Balitbangtan, termasuk varietas-varietas unggul tanaman pangan, tanaman hortikultura, perkebunan hingga komoditas peternakan,” ungkap Fery.
Fery menambahkan, telah dibangun model pemanfaatan pekarangan dan lahan sempit. Model tersebut menampilkan penerapan pertanian terintegrasi dan contoh konsep memaksimalkan lahan pekarangan. Implementasi model telah dilaksanakan di Kalijodo, DKI Jakarta. Pemanfaatan lahan pekarangan cukup dilakukan ibu-ibu dan anaknya, sehingga bisa mencukupi kebutuhan keluarga dengan baik tambahnya.
“Konsep pertanian jika berkelompok lebih bagus,” saran Kepala BB Pengkajian kepada para petani. Melalui pendampingan Kelompok Penyuluh BBP2TP, agenda kunjungan petani diperkaya dengan pelaksanaan kegiatan field trip ke Taman Agro Inovasi (Tagrinov), Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Cipaku, yang memiliki keunggulan plasma nutfah beragam buah eksotik Indonesia. Dan disesi akhir, seluruh peserta kunjungan melakukan kunjungan ke Kawasan Agro Edu Wisata Organik (AEWO) Mulyaharja. Di lokasi tersebut para petani saling berbagi pengalaman khsususnya dalam berusahatani padi organik.
