Investigasi Kasus Septicemia epizootica (SE) dan Lumpy Skin Diseases (LSD)
Investigasi Kasus Septicemia epizootica (SE) dan Lumpy Skin Diseases (LSD)
Berdasarkan laporan dari Puskeswan Alian pada hari Selasa 24 Januari 2023 ditemukan suspek penyakit Septicemia epizootica (SE) dan Lumpy Skin Diseases (LSD) Di Desa Tanuharjo Kecamatan Alian. Menindaklanjuti laporan tersebut Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen langsung melakukan investigasi dan pengambilan sampel darah di lokasi kejadian pada Rabu 25 Januari 2023.
Pengambilan sampel darah dilaksanakan oleh Drh. Marti Ike Wahyu Erawati, MP dan Tim Puskeswan Alian bekerjasama dengan Tim Balai Besar Veteriner Wates. Pengambilan sampel darah untuk kasus Septicemia epizootica (SE) sebanyak dua ekor sapi dan untuk kasus Lumpy Skin Diseases (LSD) sebanyak lima ekor sapi. Hasil Uji tersebut akan dikirim secepatnya.
Penyakit Ngorok (tagere) atau nama lainnya penyakit Septicaemia Epizootica (SE) merupakan penyakit yang sering menyerang hewan/ternak ruminansia khususnya sapi dan kerbau yang sifatnya akut atau fatal. Sedangkan Lumpy skin diseses (LSD) adalah penyakit pada hewan yang disebabkan oleh virus pox. Penyakit LSD menyerang hewan sapi, kerbau dan beberapa jenis hewan ruminansia liar. Sapi yang terserang LSD menunjukkan beberapa gejala seperti demam, timbulnya benjolan-benjolan pada kulit dengan batas yang jelas, sehingga penyakit ini bisa juga dinamai penyakit kulit benjol, keropeng pada hidung dan rongga mulut dan pembengkakan pada kelenjar pertahanan.
